Jumat, 10 Juni 2016

Dompet tua nenek

BY Black Mask IN No comments

     Mendapat sebuah kepercayaan mungkin mudah, tapi menjaga kepercayaan itu cukup sulit. Bahkan dalam sebuah ikatan darah. Ya itu yang sedang terjadi saat itu, ketika nenekku berkeluh kesah tentang kehilangan sejumlah uang dari dompet hitamnya kesayangannya.      Saat itu aku sedang duduk santai menikmati pertandingan sepak bola yang disiarkan di televisi. Aku ingat persis saat itu, di menit ke 90 sebuah...

Senin, 06 Juni 2016

Ater-ater Menjelang Rhamadan

BY Black Mask IN No comments

     "Le, mbah jalok ter ngkok yo nang kulonani ngetterno iki kabheh!" ujar nenekku sambil menunjuk rantang yang berisi beberapa piring nasi.      Salah satu keping perintah yang biasanya ditujukan untuk ku ketika berada di rumah, beberapa hari menjelang bulan suci Rhamadan. Perintah yang telah menjadi rutinitas, dan dapat diartikan menjadi budaya setiap tahunnya. Karena hanya aku satu-satunya pria yang sedang...

Jumat, 15 Januari 2016

Pria-pria pengejar Cinta

BY Black Mask IN No comments

“Waktunya satu bulan, tidak boleh lebih tidak boleh kurang” ujar salah seorang dari kami ber lima. Waktu itu musim panas saat hujan tak kunjung datang dan suasana kota tembakau masih dalam bulan-bulan penerimaan mahasiswa baru. Awal ajaran baru untuk beberapa perguruan tinggi yang berdiri di kota tembakau ini. Beberapa pendatang sudah mulai beradaptasi dengan kota....

Kamis, 14 Januari 2016

Aku dan Dia dalam Perjalanan

BY Black Mask IN No comments

Disini aku hanya ingin mengingat kembali sebuah kisah yang ku sebut romantisme masa muda. Yang mungkin hanya aku yang merasakannya. Ini kisah tentang dia yang pernah mengisi ruang kosong di hati ku. Tentang dia yang telah memberikan kesempatan untuk ku mendekatinya dan mengungkapkan isi hatiku. Waalu kini kita hanya sebatas teman yang bisa dianggap dekat tanpa sebuah...

I Call This Home

BY Black Mask IN No comments

Rumah adalah tempat dimana kamu dapat kembali . Tempat yang akan menunggu kedatanganmu kembali kelak ketika kamu pergi. Sama seperti disini. Tempat ini. Sebuah ruang yang berukuran empat kali tiga meter dengan tiga daun jendela dan satu pintu. Cukup sederhana jika tempat ini bisa disebut rumah. Ya, tempat ini bisa disebut rumah juga. Kenapa? Karena di tempat ini aku...